Indonesia | English
 
Pilih Operator pada kolom sebelah kiri
untuk melakukan Chat dengan menggunakan Y! messenger


 
Download YM!
 


CAPCHA » CAPCHA »
 
 
Anda dapat menuliskan pengaduan, kritik dan saran kepada BKIPM
kami akan secepatnya merespon pesan anda

terima kasih

52.697.416
 
 
 
 
Profil
Stasiun KIPM Bandung

 

 

 

 

 



STASIUN KARANTINA IKAN PENGENDALIAN MUTU DAN KEAMANAN HASIL PERIKANAN BANDUNG

 



 


KANTOR DAN LABORATORIUM


Alamat Kantor : Jl. Ciawitali No. 44 Kota Cimahi – Jawa Barat
Telepon / Fax / HP/ WA : (022) 6649004 / +62 811-1112-4665
E-Mail : bandung@bkipm.kkp.go.id
 Web :  https://bkipm-bandung.info/

 

KONTAK

 

   
  Nama : ANAK AGUNG GEDE EKA SUSILA, S.Pi., M.Sc
NIP : 196710131989031004
Jabatan : Kepala Stasiun KIPM Bandung
E-Mail : bkipm.bandung@kkp.go.id

 

 

 

 

 

 

 

 

Nama 

 

:

 

ZAENAL ARIFIN, A.Md

NIP : 1997704222006041010
Jabatan : PELAKSANA URUSAN TATA USAHA
No. HP : +62 811-1112-4665
E-Mail : bkipm.bandung@kkp.go.id
     
  Nama : ISEP WAHYUDIN, S.Pi
NIP : 197812062003121003
Jabatan : PELAKSANA URUSAN TATA PELAYANAN
No. HP : +62 811-1112-4665
E-Mail : bkipm.bandung@kkp.go.id
     
  Nama : HARI HARYANTO, S.St.Pi., M.Si
NIP : 19761118200502101
Jabatan : PELAKSANA URUSAN PENGAWASAN, PENGENDALIAN DAN INFORMASI
No. HP : +62 811-1112-4665
E-Mail : bkipm.bandung@kkp.go.id
     
  Nama : SHELLY EKA OCTAVIA MELAWATI, S. Pi
NIP : 198510152009122003
Jabatan : Koordinator Fungsional
No. HP : +62 811-1112-4665
E-Mail : bkipm.bandung@kkp.go.id
     
 
 
 WILAYAH KERJA
 Bandara internasional Husein Sastranegara Bandung
PENANGGUNG JAWAB WILKER
  Nama : ARIEF HIDAYAT, A.Md
NIP : 198406032008011006
Jabatan : Fungsional PHPI 
No. HP : +62 811-1112-4664
E-Mail : bkipm.bandung@kkp.go.id
     
SUMBER DAYA MANUSIA ( SDM )
Jumlah pegawai Stasiun KIPM Bandung Tahun 2014 sebanyak 28 orang terdiri dari :
* Teknis : 12  Orang
* Non Teknis : 04  Orang
* Tenaga Kontrak : 12  Orang
     
SARANA    
 * Gedung Kantor : 100 M2 
 * Laboratorium : 100 M2 
 * Instalasi : -
 * Kendaraan Operasional :
  - Mobil : 1 (Satu) Unit 
  - Motor : 4 (Empat) Unit 
     
LABORATORIUM    
Level Laboratorium : Level II
Metode Pemeriksaan
(Konvensional & PCR)
: Parasit, Bakteri, Jamur dan Virus
Akreditasi :
  • ISO 9001 (Pelayanan)
  • ISO 17025 (Laboratorium Penguji)
  • ISO 17020 (Lembaga Inspeksi)

 

 

PEMANTAUAN
Latar Belakang
  • Provinsi Jawa Barat menjadi salah satu pintu masuk dan keluarnya kegiatan perdagangan antar Pulau Jawa melalui Bandar Udara Internasional Husein Sastranegara, dimana hal ini menjadi peluang bagi keluar masuknya Hama dan Penyakit Ikan (HPI) / dan Penyakit Ikan Karantina (HPIK) yang dapat memberikan keuntungan dari segi ekonomi dan juga dapat memberikan potensi negatif bagi keberadaan sumber daya perikanan dan sosioekonomi masyarakat Provinsi Jawa Barat. Tujuan dari pemantauan hama dan penyakit ikan karantina ikan (HPIK) adalah untuk mengetahui dan mengiventarisir hama dan penyakit ikan karantina serta mengetahui daerah sebar hama dan penyakit ikan karantina di wilayah kerja Stasiun KIPM Bandung. Pemantauan Daerah Sebar Hama dan Penyakit Ikan Karantina (HPIK) Tahun Anggaran 2021 meliputi 3 (tiga) wilayan kabupaten/kota yaitu Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Bandung dan Kota Bandung. Target media pembawa PIK Tahun 2021 adalah Nila (TiLV, VNN, Aeromonas salmonicida, Edwardsiella ictaluri, Yersinia ruckeri, Streptococcus agalactiae, Streptococcus iniae), Mas (KHV, SVC, CEV, Aeromonas salmonicida, Yersinia ruckeri), dan Lobster (WSSV, TSV, MHD SL) . Hasil kegiatan pemantauan tidak terdeteksi PIK positif.
Dasar Hukum
  • Undang-Undang Nomor 21 tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan

  • PP 15 TAHUN 2002 TENTANG KARANTINA IKAN

  • Keputusan Menteri KP Nomor 58 Tahun 2016 tentang Status Area Tidak Bebas Penyakit Ikan Karantina di Wilayah Negara Republik Indonesia.

  • Keputusan Menteri KP Nomor 17 Tahun 2021 tentang Penetapan Jenis-Jenis Penyakit Ikan Karantina, Golongan, dan Media Pembawa.

  • Surat Edaran Kepala Pusat Karantina Ikan Nomor 132/BKIPM.2/TU.330/I/2021 tanggal 29 Januari 2021 tentang Pemantauan Penyakit Ikan Karantina (PIK) Tahun 2021 yang dijadikan acuan petunjuk teknis pelaksanaan kegiatan pemantauan

 

Tujuan
  • Mengetahui dan menginventarisir jenis HPI dan HPIK, inang serta daerah penyebarannya .
  • Mendapatkan data penyebaran HPI terutama HPIK sebagai bahan penyusunan peta daerah sebar HPIK di Propinsi Jawa Barat.

 

WAKTU PELAKSANAAN

Pemantauan HPIK T.A. 2021 dilaksanakan dalam 2 (dua) tahap/periode :

  • Periode I : Februari – Maret 2021 (musim kemarau)
  • Periode II : Juni – Juli 2021(musim penghujan)

Dengan target lokasi pemantauan :

  • Balai benih/ budidaya ikan
  • Farm-farm/ penjualan ikan
  • Pasar Ikan dan tempat penampungan ikan
  • Perairan umum (sungai, danau, waduk)

 

TEMPAT PELAKSANAAN

Daerah yang dipantau meliputi 10 (sepuluh) wilayah:

  • Kota Bandung
  • Kabupaten Bandung
  • Kabupaten Bandung Barat
  • Kota Cimahi
  • Kota Sukabumi
  • Kabupaten Sukabumi
  • Kabupaten Cianjur
  • Kota Tasikmalaya
  • Kabupaten Tasikmalaya
  • Kabupaten Garut

 

JENIS SAMPEL

Jenis-jenis sampel media pembawa yang dijadikan objek dalam pemantauan HPI dan HPIK dengan pertimbangan sebagai berikut :

  • Jenis media pembawa tersebut berpotensi media pembawa HPIK
  • Mempunyai frekuensi lalu lintas tinggi; dan/atau
  • Terserang penyakit endemik.

 

SAMPEL

Sampel yang diambil untuk pemeriksaan :

  • Ikan sakit , berlesi
  • Ikan baru saja mati (tidak lebih dari 2 jam)
  • Ikan sekarat
  • Ikan yang tidak menunjukkan gejala sakit yang berasal dari tempat yang pernah terjadi outbreak (carrier)

 

HASIL PEMANTAUAN

Kegiatan Pemantauan PIK (Penyakit Ikan Karantina) Stasiun KIPM Bandung telah dilaksanakan pada bulan Maret - April 2021. Wilayah kabupaten/kota yang menjadi target pemantauan yang awalnya 8 (delapan) kabupaten/kota menjadi 3 (tiga) kabupaten/kota karena adanya pandemi Covid19, yaitu Kota Bandung, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Sukabumi. Data hasil pemantauan PIK disajikan pada pada Tabel 1. Tabel 3. Hasil Pemeriksaan Laboratorium Pada Kegiatan Pemantauan PIK Tahun 2021 Lokasi Pemantauan Jenis MP Target PIK Hasil Pengujian

1. Kota Bandung Mas (Cyprinus carpio) KHV SVC CEV Aeromonas salmonicida Yersinia ruckeri (-) KHV (-) SVC (-) CEV (-)Aeromonas salmonicida (-)Yersinia ruckeri Nila (Oreochromis niloticus) TiLV VNN Aeromonas salmonicida Yersinia ruckeri Streptococcus agalactiae Streptococcus iniae Edwardsiella ictaluri (-) TiLV (-) VNN (-) Aeromonas salmonicida (-)Yersinia ruckeri (-)Streptococcus agalactiae (-)Streptococcus iniae (-)Edwardsiella ictaluri

2. Kabupaten Bandung Nila (Oreochromis niloticus) TiLV VNN Aeromonas salmonicida Yersinia ruckeri Streptococcus agalactiae (-) TiLV (-) VNN (-) Aeromonas salmonicida (-)Yersinia ruckeri (-)Streptococcus agalactiae 27 Streptococcus iniae Edwardsiella ictaluri (-)Streptococcus iniae (-)Edwardsiella ictaluri Mas (Cyprinus carpio) KHV SVC CEV Aeromonas salmonicida Yersinia ruckeri (-) KHV (-) SVC (-) CEV (-)Aeromonas salmonicida (-)Yersinia ruckeri

3. Kabupaten Sukabumi Lobster pasir (Panulirus homarus) WSSV TSV MHD SL (-) WSSV (-) TSV (-) MHD SL Lobster mutiara (Panulirus ornatus) WSSV TSV MHD SL (-) WSSV (-) TSV (-) MHD SL

 

Laporan Pemantauan Tahun 2021 dapat di unduh pada tautan berikut :

 

 https://drive.google.com/file/d/11YGspQHeW0mHG-l_vZoF06sZGdLi4lPq/view?usp=sharing

 

LALULINTAS MEDIA PEMBAWA DOMINAN

Medai pembawa yang sering dilalulintaskan :
  • Komoditi media pembawa yang dikirim keluar negeri (ekspor) berupa Live Tropical Fish, Live Freshwater Shrimp, Live Crab, Live Lobster, Live Frog, Live Snail, Blood Worm Frozen
  • Komoditi media pembawa yang masuk ke dalam negeri (impor) berupa Live Carp (Koi)
  • Komoditi media pembawa yang dilalulintaskan di dalam negeri (domestic) berupa ArwanaIrian, Arwana Brazil, Julung-julung, Siamese Tiger Fish, Cupang, Gastromyzon, Rasbora, Kepiting Merah Hias, Ikan Hias Air Tawar.
 
 

 

 

 

 
Share | |
U P T
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...