Indonesia | English
 
Pilih Operator pada kolom sebelah kiri
untuk melakukan Chat dengan menggunakan Y! messenger


 
Download YM!
 


CAPCHA » CAPCHA »
 
 
Anda dapat menuliskan pengaduan, kritik dan saran kepada BKIPM
kami akan secepatnya merespon pesan anda

terima kasih

53.052.715
 
 
 
 
Laboratorium KIPM Kelas Dunia

Jum'at, 26 Agustus 2016 10:33, oleh: Administrator
 

Sebagai instansi teknis Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) dilengkapi dengan laboratorium teknis penyakit ikan dan pengendalian mutu yang memadai sesuai dengan kelas Unit Pelaksana Teknis dan kebutuhan scientific identification yang ada di wilayah tersebut.

Untuk itulah laboratorium KIPM bersifat dinamis dan selalu mengikuti perkembangan teknis identifikasi penyakit dan diwajibkan mengupdate kemampuan teknis identifikasinya juga sehingga Penambahan ruang lingkup laboratorium sangat wajar dilakukaan guna menjawab kebutuhan yang ada dan berkembang di masyarakat.

Penambahan ruang lingkup banyak dilakukan oleh Laboratorium UPT KIPM diberbagai wilayah salah satunya KIPM Kelas I Manado yang baru-baru ini menambahkan ruang lingkup laboratorium Mikrobiologi : Salmonela sp dan Angka Lempeng Total (ALT) serta ruang lingkup laboratorium Parasit : benedia sp logam berat; hg, Pb dan Cd.

Sementara itu yang paling membanggakan yakni terpilihnya Laboratorium Balai Uji Standar Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BUSKIPM) sebagai calon Laboratorium Reference OIE untuk penyakit ikan, meski langkah untuk mewujudkannya masih panjang namun kita patut berbangga bahwa lab kita  dinilai kapabel di dalam menjawab isu-isu strategis penyakit ikan wilayah tropis. Mari kita sama-sama dukung dan bekerjasama dalam mewujudkannya.

OIE sebagai Organisasi Kesehatan Hewan Dunia, dalam konteks dan pertimbangan dari komitmen yang dibuat melalui adopsi Keempat Rencana Strategis OIE (2006-2010) untuk peningkatan kapasitas pelayanan kesehatan hewan, pelaporan penyakit dan berbasis ilmu pengetahuan pengaturan standar, jaringan Laboratorium Referensi OIE dan Pusat Kolaborasi memainkan peran utama.

Analisis hasil survei kuesioner ke Negara-negara Anggota menunjukkan bahwa ada banyak kesempatan untuk Laboratorium Referensi OIE dan Pusat Kolaborasi untuk memberikan dukungan lebih lanjut dan keahlian untuk membantu kekurangan kerentanan dalam kapasitas hewan global. Daerah yang dinilai meliputi akses pasar, kesehatan hewan, zoonosis kesehatan masyarakat terkait, keamanan pangan dan penyakit yang muncul. Secara umum, wilayah yang membutuhkan dukungan dan tingkat kebutuhan bervariasi sesuai dengan lokasi geografis dan status perkembangan Negara Anggota.

Sehingga OIE perlu membentuk twinning laboratorium untuk membantu mengembangkan keahlian dan penyediaan layanan di negara-negara berkembang, yang perlu dikelola secara strategis dan didanai untuk menjadi regional yang efektif dan berkelanjutan. 

 

 

   

 

 

 

 

 

 



Komentar

Berita lain

 
Share | |