Indonesia | English
 
Pilih Operator pada kolom sebelah kiri
untuk melakukan Chat dengan menggunakan Y! messenger


 
Download YM!
 


CAPCHA » CAPCHA »
 
 
Anda dapat menuliskan pengaduan, kritik dan saran kepada BKIPM
kami akan secepatnya merespon pesan anda

terima kasih

53.090.891
 
 
 
 
SIARAN PERS :GAUNGKAN GEMASATUKATA, KKP DORONG DAYA SAING PERIKANAN HADAPI PASAR GLOBAL

Selasa, 02 Agustus 2016 12:00, oleh: Administrator
 

 BANJARMASIN (19/7) - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berkomitmen menjaga mutu serta kualitas hasil perikanan, guna mendorong daya saing hasil perikanan Indonesia di pasar internasional. Terkait hal ini, KKP melalui Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu Hasil Perikanan (BKIPM) menggaungkan Gerakan Masyarakat Sadar Mutu dan Karantina atau GEMASATUKATA sebagai tema penyelenggaran Bulan Bakti dan Mutu Hasil Perikanan tahun 2016.


"Kegiatan ini sebagai wadah sosialisasi kepada masyarakat untuk menjaga mutu dan keamanan hasil perikanan guna mewujudkan kedaulatan dan kesejahteraan masyarakat kelautan dan perikanan", ungkap Kepala BKIPM, Rina dalam sambutannya pada acara puncak Bulan Bakti Karantina dan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan di lapangan Pemerintah Kota Banjarmasin, Selasa (19/7).


Selain itu, Rina juga menilai pentingnya menjaga standar kesehatan, mutu dan keamanan perikanan, agar dapat diterima di pasar internasional sehingga dapat memberi kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat. “Pada era perdagangan bebas ini dibutuhkan jaminan kesehatan, mutu dan keamanan hasil perikanan, karena ini merupakan salah satu faktor penentu dalam memenangkan persaingan pasar", tegasnya.
Dalam kesempatan ini, Rina bersama jajaran KKP dan pemerintah daerah Kalimantan Selatan menyerahkan bantuan secara simbolis kepada masyarakat di Provinsi Kalimantan Selatan. Adapun bantuan tersebut adalah bantuan pengembangan kawasan pesisir tangguh, bantuan untuk masyarakat konservasi, penyerahan 16.697 kartu nelayan, penyerahan sertifikat hak atas tanah nelayan sebanyak 1.728 sertifikat. Pemberian penghargaan juga turut diserahkan untuk KPU Bea Cukai Tanjung Priok dan Otoritas Bandara Soekarno Hatta Tangerang atas kinerjanya yang baik.


Diserahkan juga sertifikat penghargaan kepada beberapa UPT KIPM terbaik dalam rangka pelaksanaan kegiatan selama bulan bakti, sertifikat Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB), Sertifikat HACCP Personil, Sertifikat Cara Penanganan Ikan yang Baik (CPIB), penghargaan Cara Karantina Ikan yang Baik (CKIB), Penghargaan kepada UPT KIPM terbaik dalam rangka pelaksanaan kegiatan selama bulan bakti.
Dalam rangkaian acara puncak ini, juga dilakukan pelepasliaran ikan Arwana Banjar Red 184 ekor, Papuyu 50.000 ekor, Kelabau 2.200 ekor, Gurame 5.000 ekor, 30.000 ekor patin dan Benih Jelawat 500 ekor di Sungai Martapura. Untuk meramaikan acara dilakukan Lomba Masak Serba Ikan yang diikuti oleh 30 kelompok PKK provinsi Kalimantan Selatan dan Pameran Produk Perikanan yang diikuti oleh 30 Unit Pengolahan Ikan dan Usaha Kecil Menengah.


"Mari kita jadikan bulan bakti karantina dan mutu hasil kelautan dan perikanan sebagai ajang untuk mengkatkan frekuensi kegiatan sosialisai, edukasi, public campaign dan bakti kepada masyarakat”, seru Rina.



Komentar

Berita lain

 
Share | |