Indonesia | English
 
Pilih Operator pada kolom sebelah kiri
untuk melakukan Chat dengan menggunakan Y! messenger


 
Download YM!
 


CAPCHA » CAPCHA »
 
 
Anda dapat menuliskan pengaduan, kritik dan saran kepada BKIPM
kami akan secepatnya merespon pesan anda

terima kasih

53.052.615
 
 
 
 
Puncak GEMASATUKATA Meriah

Kamis, 21 Juli 2016 07:19, oleh: Administrator
 

Bulan Karantina dan Mutu Perikanan diselenggarakan untuk menunjukkan kepada publik masyarakat perikanan Indonesia komitmen Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (NKIPM) dalam menjaga mutu serta kualitas hasil perikanan, guna mendorong daya saing hasil perikanan Indonesia di pasar internasional.

Menggaungkan Gerakan Masyarakat Sadar Mutu dan Karantina atau GEMASATUKATA sebagai tema penyelenggaran Bulan Bakti dan Mutu Hasil Perikanan tahun 2016 telah mampu meningkatkan frekuensi kegiatan sosialisai, edukasi, public campaign dan bakti kepada masyarakat.

"Kegiatan ini sebagai wadah sosialisasi kepada masyarakat untuk menjaga mutu dan keamanan hasil perikanan guna mewujudkan kedaulatan dan kesejahteraan masyarakat kelautan dan perikanan", ungkap Kepala BKIPM, Rina dalam sambutannya pada acara puncak Bulan Bakti Karantina dan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan di lapangan Pemerintah Kota Banjarmasin, Selasa (19/7).

Selain itu, Rina juga menilai pentingnya menjaga standar kesehatan, mutu dan keamanan perikanan, agar dapat diterima di pasar internasional sehingga dapat memberi kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat. “Pada era perdagangan bebas ini dibutuhkan jaminan kesehatan, mutu dan keamanan hasil perikanan, karena ini merupakan salah satu faktor penentu dalam memenangkan persaingan pasar", tegasnya.

Dalam kesempatan ini, Rina bersama jajaran KKP dan pemerintah daerah Kalimantan Selatan menyerahkan bantuan secara simbolis kepada masyarakat di Provinsi Kalimantan Selatan. Adapun bantuan tersebut adalah bantuan pengembangan kawasan pesisir tangguh, bantuan untuk masyarakat konservasi, penyerahan 16.697 kartu nelayan, penyerahan sertifikat hak atas tanah nelayan sebanyak 1.728 sertifikat. Pemberian penghargaan juga turut diserahkan untuk KPU Bea Cukai Tanjung Priok dan Otoritas Bandara Soekarno Hatta Tangerang atas kinerjanya yang baik.

Diserahkan juga sertifikat penghargaan kepada beberapa UPT KIPM terbaik dalam rangka pelaksanaan kegiatan selama bulan bakti, sertifikat Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB), Sertifikat HACCP Personil, Sertifikat Cara Penanganan Ikan yang Baik (CPIB), penghargaan Cara Karantina Ikan yang Baik (CKIB), Penghargaan kepada UPT KIPM terbaik dalam rangka pelaksanaan kegiatan selama bulan bakti.

Dalam rangkaian acara puncak ini, juga dilakukan pelepasliaran ikan Arwana Banjar Red 184 ekor, Papuyu 50.000 ekor, Kelabau 2.200 ekor, Gurame 5.000 ekor, 30.000 ekor patin dan Benih Jelawat 500 ekor di Sungai Martapura. Untuk meramaikan acara dilakukan Lomba Masak Serba Ikan yang diikuti oleh 30 kelompok PKK provinsi Kalimantan Selatan dan Pameran Produk Perikanan yang diikuti oleh 30 Unit Pengolahan Ikan dan Usaha Kecil Menengah. 

Meski Menteri Kelautan dan Perikanan Berhalangan hadir, acara ini tetap berjalan dan mendapat sambutan meriah masyarakat setempat ditambah adanya dukungan kalangan perbankan kepada ratusan nelayan yang hadir dengan menyediakan hadiah untuk mendukung aktifitas keseharian nelayan.

“Kami sangat berbahagia, Banjarmasin terpilih sebagai tempat penyelenggaraan acara puncak GEMASATUKATA ini, itu tandanya Pemerintah Pusat memandang Kalimantan Selatan Penting dan memiliki potensi perikanan yang besar hingga layak diperhitungkan, Semoga Ibu Menteri berkesempatan mengunjungi kami disini pada kesempatan lainnya” harap Sahbirin Noor, Gubenur Kalimantan Selatan.

 



Komentar

Berita lain

 
Share | |