Indonesia | English
 
Pilih Operator pada kolom sebelah kiri
untuk melakukan Chat dengan menggunakan Y! messenger


 
Download YM!
 


CAPCHA » CAPCHA »
 
 
Anda dapat menuliskan pengaduan, kritik dan saran kepada BKIPM
kami akan secepatnya merespon pesan anda

terima kasih

53.090.896
 
 
 
 
SARASEHAN FORMIKAN

Jum'at, 15 Mei 2015 11:45, oleh: Administrator
 

Selasa, 13 Mei 2015 bertempat di Komplek Danau Cirata - Purwakarta, Jawa Barat. Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu (BKIPM) bersama Forum Peningkatan Sadar Mutu Dan Karantina Ikan (FORMIKAN) menyelenggarakan kegiatan SARASEHAN sebagai upaya penguatan Peran Masyarakat Dalam Mewujudkan Saguling, Cirata dan Jatiluhur sebagai lumbung Ikan Jawa Barat yang Sehat dan Aman Konsumsi. 

Dimana, pada era perdagangan bebas saat ini, peningkatan nilai ekspor hasil perikanan bukan semata-mata terbatas pada volume produksi, namun juga pada kualitas produksi guna memberikan nilai tambah hasil ekspor. Untuk itu sistem jaminan mutu dan keamanan hasil perikanan serta pengendalian penyakit ikan menjadi tahap yang sangat menentukan bagi realisasi nilai ekspor produk perikanan. Perkembangan perekonomian dunia dan arus informasi global menuntut adanya peran semua pihak untuk mampu melakukan tindakan karantina ikan khususnya dalam hal kecepatan, ketepatan, efisiensi dan ketelusuran. Dalam hal ini, BKIPM sebagai fasilitator dan regulator mengemban tugas memberikan arahan, fasilitasi, dan bimbingan teknis kepada para pemangku kepentingan guna mendorong implementasi pelaksanaan In Line Inspection di lingkup wilayah kerjanya masing-masing.

 Dan keberadaan Gerakan Sadar Masyarakat Sadar Mutu dan Karantina Ikan (GEMASATUKATA) diharapkan dapat berperan lebih optimal guna mewujudkan perilaku masyarakat yang sadar akan mutu dan karantina ikan, terutama dalam mengelola dan mengolah hasil perikanan yang sehat, bermutu dan aman dikonsumsi. Oleh karena itu, pengembangan partisipasi masyarakat diperlukan untuk menerapkan perilaku dan pola hidup sadar mutu dan karantina ikan. Disamping itu, peningkatan peran serta masyarakat perlu dipadukan dengan kerjasama dan koordinasi lintas sektor, serta dukungan pemerintah, pemerintah daerah, pelaku usaha perikanan, perguruan tinggi, media massa, maupun masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan, ketrampilan, produksi dan pemasaran sehingga dapat memberikan nilai tambah dan daya saing produk perikanan yang memenuhi standar mutu dan keamanan pangan.

Sementara keberadaan waduk dan DAS Citarum memegang peran strategis untuk mewujudkan pengelolaan perikanan yang berkelanjutan. Dalam rangka melakukan optimalisasi pengelolaan DAS Citarum dan waduk yang bersih, sehat, dan lestari (BESTARI) untuk perikanan berkelanjutan, maka diperlukan berbagai upaya secara sistematis, terpadu, dan menyeluruh dari para pemangku kepentingan. Oleh karena itu, Forum Peningkatan Masyarakat Sadar Mutu dan Karantina (FORMIKAN) Pusat dan Wilayah Jawa Barat mengadakan acara sarasehan pada tanggal 28-29 April 2015, bertempat di Badan Pengelolaan Waduk Cirata (BPWC), Cirata, Jawa Barat. Tujuan pokok kegiatan ini untuk menggalang komitmen para pemangku kepentingan dan menyusun rekomendasi guna mewujudkan pengelolaan DAS Citarum dan waduk yang BESTARI untuk perikanan berkelanjutan.

Sehingga diharapkan melalui sarasehan ini dapat menghasilkan rumusan kebijakan secara terpadu, menyeluruh dan sistematis terkait pengelolaan perikanan berkelanjutan yang mampu memadukan antara kepentingan peningkatan kesejahteranan masyarakat dengan kelestarian lingkungan sumberdaya perikanan di sekitar DAS Citarum.

 

 



Komentar

Berita lain

 
Share | |