Indonesia | English
 
Pilih Operator pada kolom sebelah kiri
untuk melakukan Chat dengan menggunakan Y! messenger


 
Download YM!
 


CAPCHA » CAPCHA »
 
 
Anda dapat menuliskan pengaduan, kritik dan saran kepada BKIPM
kami akan secepatnya merespon pesan anda

terima kasih

53.090.672
 
 
 
 
MEN KP LEPAS 450 KEPITING BERTELUR HASIL SITAAN DI HUTAN MANGROVE BALI

Jum'at, 10 April 2015 03:31, oleh: Administrator
 

JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti melepas 450 ekor kepiting bertelur dengan berat mencapai 800 gram per ekor. Kepiting tersebut merupakan Hasil Penahanan Balai Karantina Ikan Jakarta I, Balai KIPM Kelas I Balikpapan dan Stasiun KIPM Kls II Tarakan yang dilepasliarkan di kawasan hutan mangrove Wanasari Tuban, Bali.

Susi Pudjiastuti berharap kepiting-kepiting tersebut dapat berkembang biak secara alami sehingga dapat memberi manfaat kepada masyarakat Wonosari. Dirinya juga berharap kepiting bertelur agar tidak lagi dieksploitasi.

"Biarkan diberikan peluang untuk bereproduksi dan berkembang. Untuk tetap menjaga alam. Mudah-mudahan restoking kali bermanfaat dan hasilnya dapat dinikmati anak cucu kita," tutur Susi .

Seperti diketahui Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1992 Tentang Karantina Hewan, Ikan dan tumbuhan serta, Peraturan MKP Nomor 1 PERMEN KP Tahun 2015 Tentang Penangkapan Lobster, Kepiting dan Rajungan, melarang melakukan penangkapan kepiting dalam kondisi bertelur dan di bawah ukuran berat 200 gram

 

 

further reading :

Kompas : http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2015/04/10/094456226/Menteri.Susi.Lepas.450.Ekor.Kepiting.Bertelur.di.Bali

CNN : http://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20150410081921-92-45604/menteri-susi-lepas-450-kepiting-bertelur-hasil-penegahan/

Antara News: http://www.antaranews.com/berita/485560/151-kepting-ilegal-dilepaskan-di-kuta 

 
 



Komentar
1. Administrator - 10 April 2015 05:16
Terima kasih atas kerja keras teman2 KIPM seluruh Indonesia terutama pada Balai Karantina Ikan Jakarta I, Balai KIPM Kelas I Balikpapan dan Stasiun KIPM Kls II Tarakan.

Berita lain

 
Share | |