Indonesia | English
 
Pilih Operator pada kolom sebelah kiri
untuk melakukan Chat dengan menggunakan Y! messenger


 
Download YM!
 


CAPCHA » CAPCHA »
 
 
Anda dapat menuliskan pengaduan, kritik dan saran kepada BKIPM
kami akan secepatnya merespon pesan anda

terima kasih

53.090.817
 
 
 
 
Public seminar and workshop on Food Safety of Fishery Products for Exporting to the European Union

Rabu, 25 Februari 2015 11:15, oleh: Bag.Program dan Kerjasama
 

 

Komisi Eropa bekerjasama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan pada tanggal 2 Pebruari 2015 menyelenggarakan seminar umum dan workshop tentang peraturan Uni Eropa yang diterapkan pada produk hasil perikanan baik persyaratan food safety dan sistim official controls yang sekurangnya setara (equivalent) dengan yang ada di Uni Eropa. Dengan dukungan lebih lanjut capacity building di negara – negara yang belum lulus (non-approved) yang mempunyai potensi lanjut untuk ekspor, Uni Eropa bertujuan memastikan bahwa negara–negara tersebut membangun persyaratan food safety dan sistim official control yang sekurangnya setara (equivalent) dengan yang ada di Uni Eropa.

 
Tujuan khusus dari workshop ini untuk melatih perusahaan hasil perikanan yang mengeksor ke Uni Eropa dan para petugas pelaksana/inspektur untuk merancang dan menerapkan sistim official controls yang efisien dalam hal verifikasi kesesuaian dengan persyaratan hygiene umum dan khusus serta persyaratan food safety produk hasil perikanan. Narasumber, materi training, studi kasus, dan diskusi akan mengarahkan para peserta dalam posisi dimana mereka berkontribusi meningkatkan dan memberlakukan kerangka sanitary dan phyto-sanitary sesuai dengan kebutuhan masing-masing Negara dan asosiasi regional yang relevan.


Kegiatan ini dibuka oleh Bapak Narmoko Prasmadji, Kepala Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Mr. Mikael Samy, First Secretary, Trade Section, at the Delegation of the European Union to Indonesia, Brunei Darussalam, and ASEAN, serta Mr. Thierry Chalus, Representative of the Directorate General of Health and Food Safety (DG SANTE) dan dihadiri oleh perwakilan dari negara anggota ASEAN dan negara di wilayah Pacifik.


Bapak Mr. Narmoko Prasmadji menyampaikan bahwa “Uni Eropa merupakan salah satu pasar utama untuk produk hasil perikanan Indonesia dengan volume 89.544 ton dan nilai mencapai US$ 495,7 million pada tahun 2013 (11,8 % dari total ekspor sejumlah US$ 4.206 billion). Oleh karena itu kegiatan ini sangat penting dalam arti bahwa hal ini merupakan suatu usaha untuk memperkuat kerjasama antara Komisi Eropa dengan negara dunia ketiga yang mengekspor produk hasil perikanan mereka ke Uni Eropa, sehingga pada akhirnya akan memampukan negara dunia ketiga meningkatkan ekspor dan kapasitas perdagangan, pasokan produk yang lebih bersaing dan memenuhi standard Uni Eropa dalam tindakan jaminan keamanan pangan (food safety assurance measures)“.


Mr. Mikael Sami mengatakan, “Dengan meningkatkan standar dalam hal food safety, eksportir Asia Pacific dapat meningkatkan keunggulan mereka dan oleh karenanya akan mampu memanfaatkan potensi besar peluang pasar Uni Eropa dengan basis konsumen lebih dari 500 juta orang, dan pasar umum dengan satu set aturan keamanan pangan (food safety) yang mencakup 28 negara. Workshop ini merupakan bagian dari upaya Uni Eropa di seluruh dunia untuk membantu eksportir negara dunia ketiga dan otoritas publik untuk meningkatkan standar kualitas melalui transfer pengetahuan, peningkatan kapasitas dan peningkatan kesadaran, dan dengan demikian memberikan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi dan pertumbuhan”.


Mr. Thierry Chalus menyatakan bahwa "Kegiatan ini merupakan bagian dari Komisi Eropa, Directorate General for Health and Food Safety (DG SANTE) pada program Better Training for Safer Food (BTSF). Seminar akan berlangsung selama workshop regional dengan subjek yang sama dari tanggal 02 - 06 Pebruari 2015. Sekitar 50 peserta inspektur (control officer) tingkat nasional terlibat dalam kegiatan ini yang mencakup dari 14 negara dari negara anggota ASEAN dan wilayah Pasifik".


Publik seminar dilaksanakan pada tanggal 03 Pebruari 2015 di sela-sela kegiatan workshop dan dihadiri oleh pelaku usaha (ekspotir/UPI), NGO, LPPMHP, Dinas KP, BEM Perguruan Tinggi, UPT BKIPM dan peserta workshop. Kegiatan ini merupakan bagian dari serangkaian workshop regional Food Safety and Plant Health yang dilaksanakan di Asia dari tahun 2014 hingga 2016. Kegiatan ini didanai oleh Komisi Eropa dan diimplementasikan oleh Consumer, Health and Food Executive Agency. Subyek lainnya dalam workshop regional tersebut juga akan meliputi Plant Health, Fisheries products, Risk Assesment, Food Information and Traceability.(@sekretariatbkipm)

Opening speech, by Narmoko Prasmadji, Director General of Fish Quarantine and Inspection Agency (FQIA), Ministry of Marine Affairs and Fisheries (MMAF).

 

Role of the European Commission regarding Food Safety in the EU, by Patrick Deboyser, DG SANTE, European Commission

 

Case Study: Experiences in the region dealing with EU Food Hygiene Legislation of fishery products, by Nazori Djazuli, Director for Quality and Safety Certification of Fisheries Products, FQIA, MMAF.

 

Photo session all delegates of 14 countries



Komentar

Berita lain

 
Share | |