Indonesia | English
 
Pilih Operator pada kolom sebelah kiri
untuk melakukan Chat dengan menggunakan Y! messenger


 
Download YM!
 


CAPCHA » CAPCHA »
 
 
Anda dapat menuliskan pengaduan, kritik dan saran kepada BKIPM
kami akan secepatnya merespon pesan anda

terima kasih

53.054.416
 
 
 
 
BALAI KIPM KELAS I BALIKPAPAN MENGGAGALKAN PENGIRIMAN KEPITING (Scylla spp.) dan RAJUNGAN (Portunus spp.)

Senin, 02 Februari 2015 07:43, oleh: Administrator
 

       Sebagai implementasi pelaksanaan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 01/PERMEN-KP/2015 tentang Penangkapan Lobster (Panulirus spp.), Kepiting (Scylla spp.) dan Rajungan (Portunus pelagicus spp.) dan Surat Edaran Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 18/MEN-KP/I/2015 tentang Penangkapan Lobster (Panulirus spp.), Kepiting (Scylla spp.) dan Rajungan (Portunus spp.).  Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas I Balikpapan pada tanggal 25 Januari 2015 di area Kargo Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan melakukan pemeriksaan ulang terhadap media pembawa kepiting.  Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan media pembawa kepiting bertelur dengan Pemilik RUDI sebanyak 118 ekor  dan kepiting dibawah ukuran 200 gram sebanyak 54 ekor tujuan Jakarta ,  20 ekor tujuan Semarang  ; Sedangkan Pemilik HERIANSYAH dengan pengiriman kepiting dibawah ukuran 200 gram tujuan Jakarta sebanyak 59 ekor, modus operansi pengusaha kepiting dengan menempatkan kepiting bertelur pada posisi bagian bawah sehingga tidak terlihat langsung oleh petugas.

Pemeriksaan Kepiting oleh petugas Balai KIPM Kelas I Balikpapan 

Pemeriksaan Kepiting oleh petugas Balai KIPM Kelas I Balikpapan

Kepiting  bertelur  yang ditolak

Pada tanggal 26 Januari 2015 , petugas Balai KIPM Kelas Balikpapan kembali  menemukan media pembawa kepiting yang tidak memenuhi ukuran tangkapan yang telah diatur pada Nomor 01/PERMEN-KP/2015  dan Surat Edaran Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 18/MEN-KP/I/2015 .  Pengiriman kepiting tersebut untuk tujuan Jakarta sebanyak 86 ekor dan tujuan Singapore sebanyak 4 ekor.  Dan pada tanggal 27 Januari 2015 dilakukan penolakan pengiriman kepiting bertelur sebanyak 2 (dua) ekor tujuan Singapore dan kepiting dibawah ukuran 200 gram sebanyak 289 ekor tujuan Singapore dan Jakarta , sedangkan untuk media pembawa Rajungan bertelur sebanyak 1 (satu) ekor dan dibawah ukuran 55 gram sebanyak 160 ekor.

Dari hasil pelaksanaan tindakan Karantina Ikan berupa Penolakan yang tertanggal 25 dan 26 Januari 2015  diatas, maka pada tanggal 26 Januari 2015 jam 13.00 WITA, Balai KIPM Kelas I Balikpapan bersama-sama dengan instansi terkait Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Balikpapan; Satker Pengawasan Sumber Daya Kelautan (PSDKP)  dan satker Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) melakukan pengawalan terhadap pelaksanakan pelepasan Kepiting (Scylla spp.) oleh nelayan/pengguna jasa, Pelepasan Kepiting  (Scylla spp.)   ke alam  sebanyak 287 ekor  dilaksanakan di kawasan Hutan Mangrove Balikpapan.

Untuk media pembawa Kepiting dan Rajungan yang ditolak pengirimannya pada tanggal 27 Januari 2015 masih dalam proses pengawasan dan media pembawa tersebut diamankan  di Instalasi Balai KIPM Kelas I Balikpapan.

 

 

 

Pelepasan Kepiting  bertelur dan dibawah ukuran berat 200 gram oleh nelayan di Hutan Mangrove  Balikpapan


 
              

 

 

 

 



Komentar

Berita lain

 
Share | |