Indonesia | English
 
Pilih Operator pada kolom sebelah kiri
untuk melakukan Chat dengan menggunakan Y! messenger


 
Download YM!
 


CAPCHA » CAPCHA »
 
 
Anda dapat menuliskan pengaduan, kritik dan saran kepada BKIPM
kami akan secepatnya merespon pesan anda

terima kasih

53.174.896
 
 
 
 
BKIPM Menerima Certificate Of Merit Dari World Customs Organization (WCO)

01 Januari 1970 07:00, oleh: Bag. Informasi dan Hubungan Masyarakat

Bertepatan dengan Hari Pabean International Ke-61, World Customs Organization (WCO) memberikan kesempatan kepada Direktorat Jenderal Bea Dan Cukai (DJBC) Indonesia untuk memberikan Certificate of Merit kepada Instansi Pemerintah/Pihak Swasta yang melaksanakan tugas dan fungsinya di wilayah Pabean sebagai mitra kerja DJBC yang dinilai telah menunjukkan komitmen yang tinggi dan berkontribusi secara aktif di dalam membangun dan mengembangkan Inovasi dalam meningkatkan kinerjanya.     WCO menilai bahwa Inovasi sangat penting untuk memenuhi tantangan yang dihadapi administrasi Pabean dalam rangka melaksanakan tugas dan fungsinya untuk mengamankan rantai pasokan global, memfasilitasi perdagangan international, memastikan pengumpulan pendapatan negara secara efektif dan efisien dan melindungi masyarakat dari perdagangan illegal. Sehingga Inovasi yang dibangun oleh administrasi Pabean diharapkan dapat dilakukan baik oleh pihak internal DJBC maupun atas kerja bersama dengan pihak eksternal lainnya, dengan menunjukan komitment yang tinggi untuk bekerja bersama secara berkelanjutan agar program inovasi tersebut berdampak nyata bagi peningkatan kinerja  dan pelayanan kepada masyarakat. Dan terbukti hal tersebut bisa diwujudkan dengan baik oleh semua pihak yang menjadi mitra kerja DJBC di wilayah Pabean, untuk itu WCO memberikan penghargaan dan apresiasi tertinggi dengan memberikan Certificate of  Merit kepada :  
  1. Inspektorat Jenderal, Kementerian Keuangan Kontribusi : Inspektorat Jenderal dalam hal ini Inspektorat Bidang Investigasi (IBI) telah banyak memberikan dukungan dalam hal peningkatan kompetensi pegawai berupa asistensi dan pemberian materi atau workshop di bidang kepatuhan internal di lingkungan DJBC  
  2.Bali Indonesia Medika Citra (BIMC) Hospital Kontribusi : BIMC memberikan dukungan penuh serta kemudahan dalam pengawasan terhadap penyelundupan NPP terutama dalam hal pemeriksaan X-Ray/Rontgen dan CT-Scan terhadap terduga pembawa NPP.  
  3. PT. Angkasa Pura I (Persero) Bandara Ngurah Rai Bali Kontribusi : Mendukung kinerja petugas DJBC dalam menjalankan tugasnya di lingkungan Bandara Udara International Ngurah Rai Bali, termasuk penyiapan sarana dan prasarana yang mempermudah pengawasan penyelundupan Narkoba.     4. Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan. Kementrian Kelautan dan Perikanan.  Kontribusi: Bersama dengan DJBC di dalam pembangunan dan penyelenggaraan pelayanan pemeriksaan fisik terpadu kepada pengguna jasa di Tempat Pemeriksaan Fisik Terpadu, Tanjung Priok.       5. Badan Karantina Pertanian, Kementerian Pertanian Kontribusi : Bersama dengan DJBC di dalam pembangunan dan penyelenggaraan pelayanan pemeriksaan fisik terpadu kepada pengguna jasa di Tempat Pemeriksaan Fisik Terpadu, Tanjung Priok.         Certificate of Merit ini juga diberikan kepada para personil DJBC seluruh Indonesia yang melakukan inovasi dibidang Kearsipan/Kehumasan/Sistem Informasi/Pengembangan Sumber Daya Manusia/Penyidikan dan Bidang lainnya, penghargaan diserahkan oleh Menteri Keuangan yang sekaligus bertindak sebagai Inspektur upacara.     Terkait penghargaan yang diberikan kepada Instansi Pemerintah di lingkup Pabean, terutama PT. Angkasa Pura, Badan Karantina Ikan Dan Pengendalian Mutu serta Badan  Karantina Pertanian. Menteri Keuangan mengharapkan dengan diberikannya Certificate of Merit ini, semua pihak lebih memperkuat lagi komitmen bersama dalam menjaga kelangsungan penyelenggaraan pelayanan pemeriksaan fisik terpadu kepada pengguna jasa di Tempat Pemeriksaan Fisik Terpadu yang telah disediakan agar tujuan kita bersama dalam rangka penurunan dwelling time dan penurunan biaya di pelabuhan dapat tercapai maksimal guna menyongsong implementasi Asean National Single Windows (ANSW).           

 

     

 

#Info Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan



Komentar

Kegiatan lain

 
Share | |
 
Berita Terkini